Comscore Tracker
BUSINESS

Airlangga Dorong Percepatan Infrastruktur Prioritas hingga 2024

Evaluasi ratusan proyek di Jawa.

Airlangga Dorong Percepatan Infrastruktur Prioritas hingga 2024Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto. (dok. Kemenko Ekon)

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Rapat digelar secara bergantian bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan para Menteri/Pimpinan Lembaga Pemerintah terkait pada Rabu (11/5).

Ada tiga kawasan yang jadi sorotan, yakni Kawasan Rebana dan Kawasan Jabar Bagian Selatan, Kawasan Jatim Bagian Utara dan Selatan, dan Kawasan yang ada di Jateng. “Perlu mendorong dukungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar proyek dapat diselesaikan pada tahun 2024,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (12/5).

Dalam pertemuan pertama Menko Perekonomian menyampaikan hasil evaluasi terhadap 218 proyek di Jatim yang termasuk dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019 dengan nilai investasi sebesar Rp294,3 triliun.

Sementara di Jabar evaluasi terhadap 170 proyek yang termasuk dalam cakupan Perpres Nomor 87 Tahun 2021 dengan nilai investasi sebesar Rp370,93 triliun,

Kemudian Jateng dievaluasi 270 proyek di Jawa Tengah yang termasuk dalam cakupan dari Perpres Nomor 79 Tahun 2019 dengan nilai investasi sebesar Rp354 triliun.

Proyek prioritas di Jatim

  1. Pembangunan Jalan Tol Ngawi – Bojonegoro – Tuban – Lamongan – Manyar – Bunder untuk mendukung kegiatan operasional Kilang Minyak Tuban dan KEK JIIPE. Kementerian Keuangan juga diharapkan mulai menganggarkan alokasi pengadaan melalui LMAN di tahun 2023.
  2. Pengendalian Banjir Kali Lamong sebagai Proyek Strategis berdampak Nasional untuk penanganan banjir di wilayah Jawa Timur, diarahkan untuk segera dialokasikan dukungan pengadaan lahannya oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp 1,1 Triliun.
  3. Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, yang merupakan salah satu program strategis untuk mendukung infrastruktur Pangan dan Pengendalian Banjir khususnya di Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur Bagian Selatan.
  4. SPAM Umbulan, Proyek untuk meningkatkan ketersediaan Air Bersih dan Air Minum, Kementerian PUPR sudah berkomitmen untuk mendukung melalui dana DAK tahun 2022/2023, khususnya untuk infrastruktur jaringan distribusinya.
  5. Bendungan Bagong, sebagai proyek prioritas untuk penyediaan air bersih masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
  6. Pembangunan Kereta Gantung di Kota Batu dan Pengembangan Kereta Gantung Puncak Pananjakan Kawah Bromo, sebagai proyek untuk mendukung aksesibilitas dan pariwisata di Jawa Timur, khususnya di Kota Batu dan Bromo.

Proyek prioritas di Jabar

  1. Pembangunan Akses Jalan Tol Cipali-Patimban untuk memudahkan akses logistik Pelabuhan Patimban.
  2. Pembangunan Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap sebagai salah Jalan Tol terpanjang di Indonesia.
  3. Pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka sebagai salah satu upaya percepatan mencapai Net Zero Emission.
  4. Pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing untuk memudahkan akses logistik dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok, serta diharapkan dapat menurunkan Biaya logistik Nasional.

Proyek prioritas di Jawa Tengah

  1. Pembangunan Pipa Gas Transmisi Cirebon – Semarang
  2. Pembangunan Jalan Tol Ruas Bawen-Yogya dan Pembangunan Jalan Tol Ruas Solo – Yogya
  3. Pembangunan SPAM Regional Keburejo telah dialokasikan pendanaannya pada tahun 2023 melalui skema APBD;
  4. Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko (Wilayah Jateng) perlu dilakukan percepatan pembebasan lahan oleh Pemerintah Daerah dan alokasi pembangunan konstruksi telah disiapkan oleh Kementerian PUPR,
  5. Pembangunan KI Brebes, Kab. Brebes saat ini didorong untuk dilakukan percepatan pembangunan melalui skema Business to Business (pendanaan swasta).

Related Articles