FINANCE

Tips Bijak Kelola Keuangan Bagi Anak Kos Agar Kebutuhan Tercukupi

Sikap bijaksana adalah kunci kelola keuangan yang baik.

Tips Bijak Kelola Keuangan Bagi Anak Kos Agar Kebutuhan Tercukupiilustrasi mengatur uang jajan (pexels.com/Karolina Grabowska)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

25 January 2024

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Bagi para mahasiswa atau pekerja muda, kehidupan Anak Kos mungkin menjadi hal biasa. Namun, acara banyak cara bagaimana mengelola keuangan agar efektif dan efisien agar biaya hidup dapat tercukupi.

Bijaksana dalam pengelolaan keuangan adalah kunci bagi para pekerja maupun mahasiswa yang memutuskan untuk kos, karena jauhnya tempat kuliah atau kerja, dari rumah.

Kemampuan untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan efisien merupakan keterampilan penting dalam membantu Anda menghadapi tantangan finansial dan membangun masa depan yang stabil.

Hal ini tidak hanya akan berguna di saat Anda masih kos, namun nantinya akan jadi kebiasaan baik di saat Anda sudah tinggal di rumah sendiri dan berkeluarga. Untuk itu, dengan menukil dari berbagai sumber, berikut ini Fortune Indonesia akan mengulas tentang sejumlah tips untuk mengelola keuangan bagi Anda yang masih kos.

Buatlah anggaran bulanan

Mengutip youngontop.com, salah satu hal mendasar yang bisa dilakukan untuk mengelola keuangan saat kos, adalah membuat anggaran bulanan yang terperinci.

Dengan mencatat semua pemasukan dan membagi semua pengeluaran ke dalam pos-pos terpisah, akan memudahkan Anda mengelola keuangan dengan lebih bijak.

Buat pengalokasian dan pembagian anggaran yang masuk akal. Artinya, bila pemasukan cukup terbatas, Anda harus rela untuk mengutamakan yang paling krusial atau menghapus keinginan yang kurang penting, demi tercukupinya semua kebutuhan utama Anda.

Fokus pada prioritas

Kemudian, urutkan pengeluaran sesuai prioritasnya. Anda harus bisa memilah setiap pengeluaran yang penting lebih dulu, baru kemudian bila ada sisa budget, mungkin baru bisa ditujukan untuk yangh tak begitu penting.

Bagi anak kos, beberapa alokasi dana yang prioritas, antara lain adalah sewa kamar, biaya makan setiap hari, transportasi, hingga tagihan utilitas kos–seperti listrik atau parkir.

Sementara itu, untuk pengeluaran yang sifatnya tidak terlalu penting–seperti hiburan atau nongkrong di kafe–sebaiknya ditahan sampai semua kebutuhan utama bisa terpenuhi.

Bila memang ada budget sisa, Anda baru bisa mengalokasikannya untuk kebutuhan sekunder dan tersier. Bagi anak kos yang butuh pengelolaan budget sebijak-bijaknya, penting untuk mengutamakan kebutuhan pokok dulu daripada hiburan yang sifatnya kesenangan sementara.