FINANCE

Ditopang KPR dan KKB, Kredit Konsumsi Perbankan Capai Rp1.923 Triliun

Kredit kendaraan bermotor tumbuh 14,6%.

Ditopang KPR dan KKB, Kredit Konsumsi Perbankan Capai Rp1.923 TriliunIlustrasi KPR Perumahan/ Shuterstock Gungpri
25 September 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit konsumsi perbankan mencapai Rp1.923 triliun hingga Agustus 2023. Kredit tersebut tumbuh 9,1 persen secara year on year (yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono menjelaskan, pertumbuhan terutama didorong oleh perkembangan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Namun demikian, untuk kredit multiguna juga masih tumbuh positif.

“Pertumbuhan KPR dan KPA mencapai 12,7 persen (yoy), khususnya pertumbuhan kredit KPR Tipe 22 s.d. 70,” jelas Erwin melalui keterangan resmi di Jakarta, Senin (25/9).

Sementara itu, kredit real estate juga masih tumbuh 13,8 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya tumbuh 12,7 persen (yoy). Hal tersebut terutama terjadi pada kredit real estate gedung perkantoran.

Kredit kendaraan bermotor tumbuh 14,6%

Pengunjung padati pameran otomotif GIIAS 2023
Pengunjung padati pameran otomotif GIIAS 2023 / dok. Seven Event

Di sisi lain, untuk KKB juga tumbuh 14,6 persen (yoy) dengan nilai mencapai Rp127,1 triliun. Meski demikian, pertumbuhannya sedikit menurun bila dibandingkan dengan pertumbuhan di Juli 2023 yang mencapai 16,1 persen (yoy).

Sedangkan untuk kredit multiguna tumbuh 6,7 persen (yoy) dengan nilai penyaluran mencapai Rp1.106,2 triliun. Pertumbuhan kredit multiguna tersebut juga turun bila dibandingkan dengan posisi Juli 2023 yang mencapai 7,7 persen (yoy).

Dengan perkembangan tersebut, suku bunga kredit tercatat dalam tren menurun. Rata-rata tertimbang suku bunga kredit perbankan pada Agustus 2023 tercatat sebesar 9,34 persen, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 9,35 persen.

Related Topics