MARKET

TokoCrypto Ungkap Peluang Menjanjikan Pasar Kripto Tahun Depan

Kondisi makroekonomi dan Bitcoin halving jadi faktor utama.

TokoCrypto Ungkap Peluang Menjanjikan Pasar Kripto Tahun DepanShutterstock/Wit Olszewski
27 December 2023

Jakarta, FORTUNE – Platform perdagangan mata uang kripto Indonesia, Tokocrypto, mengungkapkan sejumlah faktor pendukung pertumbuhan industri Pasar Kripto Tanah Air di 2024. Hal ini mendorong optimisme investor akan investasi ini di tahun mendatang.

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, mengungkapkan bahwa nilai transaksi kripto di Indonesia yang menyentuk Rp104,9 triliun pada Oktober 2023, menandakan adanya pertumbuhan baik, meski belum mampu menyamai level transaksi di Oktober 2022 senilai Rp306,4 triliun.

Selain itu, jumlah investor di Indonesia pun mencatat kenaikan mencapai 18,06 juta, menunjukkan keyakinan para investor yang makin kuat pada pasar mata uang digital. "Kami melihat kondisi makroekonomi dan peristiwa Bitcoin halving akan menjadi katalis yang kuat bagi tren bullish pasar kripto di tahun 2024,” kata Yudho dalam keterangan yang diterima Fortune Indonesia, Rabu (27/12)

Ia juga mengungkap, bisnis TokoCrypto tetap sehat, stabil, dan profit. Transaksi di platform ini naik 40 persen dalam dua kuartal terakhir tahun 2023, termasuk peningkatan jumlah trader aktif dan pengguna baru. “Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan telah mampu mengatasi tantangan industri dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan profitabilitas,” ujarnya.

Data terkini menunjukkan, bahwa jumlah pengguna terdaftar di Tokocrypto mencapai lebih dari 3,2 juta investor dengan transaksi Tokocrypto dalam satu tahun terakhir yang menunjukkan tren positif. Tokocrypto mencatatkan pertumbuhan dengan rata-rata daily trading volume mencapai lebih dari kurang lebih rata-rata US$18.000 atau sekitar Rp277,04 juta per hari (kurs Rp15.411,28 per dolar AS).

Dengan capaian ini membuatnya cukup optimistis, pasar kripto masih akan cukup prospektif di 2024.  

Peningkatan adopsi kripto oleh institusi

Yudho menyampaikan bahwa faktor pertama adalah adalah potensi meningkatnya adopsi kripto dilakukan oleh institusi keuangan tradisional, yang pada dasarnya dipengaruhi oleh upaya pengajuan ETF (Exchange Traded Fund) kripto oleh manajemen aset besar di Amerika Serikat.

Ia berharap hal ini diharapkan juga akan berdampak pada pasar kripto di Indonesia. ”Apabila ETF Bitcoin spot akan disetujui diperkirakan kapitalisasi pasar Bitcoin bisa menyentuh US$1 triliun," katanya. 

Hal tersebut pada akhirnya dapat mendorong harga BTC ke atas US$ 50.000 (Rp770 juta), atau bahkan melebihi angka tertingginya sepanjang masa di angka US$ 68.000 (Rp 1 miliar) pada November 2021.

Kondisi makroekonomi

Faktor berikutnya, dari kondisi makroekonomi. Potensi penurunan suku bunga bank sentral AS (The Fed) di tahun depan yang diprediksi akan membuat pasar kripto mendapat sentimen positif.

“Sebab, apabila suku bunga AS turun, umumnya investor akan lebih berani beralih ke kripto, karena dianggap mampu menawarkan peluang keuntungan lebih tinggi dari aset konvensional,” katanya.

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.