Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

IHSG Diproyeksi Menguat Didukung Pembatalan Tarif oleh MA Amerika

IHSG Diproyeksi Menguat Didukung Pembatalan Tarif oleh MA Amerika
Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih dapat menguat pada Senin (23/2), setelah terkoreksi 0,03 persen ke level 8.271 pada akhir perdagangan Jumat (20/2).

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, peluang rebound tetap terbuka karena struktur tren IHSG masih konstruktif. Dengan catatan, selama IHSG mampu bertahan di atas area support 8.150-8.230 dan resisten pada area psikologis 8.400.

"Dari sisi sentimen, pasar mencermati perkembangan komunikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait proposal kepada MSCI dan FTSE," kata Reza dalam riset hariannya.

Selain itu, pasar juga menantikan dinamika lanjutan setelah pembatalan tarif Trump oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS). Hal itu berpotensi membuka ruang negosiasi dagang lanjutan Indonesia dan AS.

Sentimen lain datang dari pasar domestik, yakni rilis data M2 money supply, yang akan pelaku pasar perhatikan dalam jangka pendek.

TIm BRIDS menyoroti saham-saham berikut ini pada perdagangan hari ini: IMPC, ARCI, dan VKTR.

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menambahkan, Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS masih belum berlaku efektif karena masih memerlukan proses ratifikasi di kedua negara. Selama Undang-Undang (UU) ratifikasi belum DPR setujui, maka Indonesia secara hukum belum terikat dengan perjanjian tersebut.

Dinamika dari sentimen itu berpeluang memberi katalis positif bagi laju saham domestik. Sentimen tambahan datang dari berita bahwa MSCI menyetujui seluruh proposal BEI dan OJK.

Kendati begitu, investor diproyeksi tetap mencermati implikasi kewajiban 267 emiten yang harus menaikkan free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

"IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran level 8.250-8.380 pada pekan ini, juga berpeluang menguji level 8.400 jika mampu ditutup di atas 8.350," kata tim Phintraco Sekuritas.

Saham-saham yang Phintraco Sekuritas soroti hari ini, meliputi: MYOR, ELSA, AKRA, SMGR, PYFA, dan SMBR.

Share
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

IHSG Diproyeksi Menguat Didukung Pembatalan Tarif oleh MA Amerika

23 Feb 2026, 08:05 WIBMarket