Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

JP Morgan Tawarkan Investasi Aset Kripto

JP Morgan Tawarkan Investasi Aset Kripto
CEO Indodax, Oscar Darmawan. (Dok.Indodax)

Jakarta, FORTUNE - JP Morgan Chase mulai menawarkan investasi aset kripto seperti Bitcoin kepada kliennya. Bank investasi multinasional itu menjadi bank pertama yang mengelola dana investasi aset kripto.Ā 

Dalam praktiknya, bank tersebut merekomendasikan lima manajemen investasi, yakni Bitcoin Trust, Bitcoin Cash Trust, Ethereum Trust, Ethereum Classic Grayscale, dan Bitcoin Trust Osprey Funds.Ā 

ā€œJP Morgan menjadi bank pertama yang mengelola investasi aset kripto. Ini merupakan sejarah baru dan akan menjadi perubahan besar,ā€ ujar CEO Indodax, Oscar Darmawan, dalam sebuah pernyataan, Senin (26/7).Ā 

Oscar mengungkapkan warga Amerika Serikat, khususnya nasabah JP Morgan, telah melihat bitcoin sebagai aset.Ā 

ā€œJadi, para nasabah Amerika Serikat sudah melihat aset kripto seperti bitcoin tidak bisa dipandang remeh. Inilah yang membuat nasabah atau klien JP Morgan banyak yang meminta produk investasi aset kripto di JP Morgan,ā€ katanya.

Awalnya JP Morgan Chase menafikan kripto. CEO JP Morgan, Jamie Dimon, sempat menyatakan bitcoin adalah bentuk penipuan besar. Namun, belakangan dia membantah pernyataannya sendiri. JP Morgan meyakini bitcoin sebagai aset finansial yang baik sehingga ditawarkan kepada nasabahnya.Ā 

ā€œPermintaan dari nasabah terhadap aset kripto terus berdatangan hingga akhirnya JP Morgan menerima pengelolaan dana investasi dari klien ritelnya,ā€ ujar Oscar

Langkah JP Morgan dapat memicu aksi serupa dari bank-bank lain. Mungkin dapat dimulai dari dua pesaing JP Morgan, yakni Goldman Sachs dan Morgan Stanley. Institusi disebut terakhir bahkan telah mengajukan proposal kepada SEC (Otoritas Keuangan AS).Ā 

ā€œBank di negara lain juga bisa jadi meniru langkah JP Morgan,ā€ ucapnya.

Share
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
Bayu Satito
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Related Articles

See More

Sinyal Positif di Pasar, Tekanan Jual Bitcoin Mulai Reda

18 Mei 2026, 18:42 WIBMarket