Pesan Wapres di HUT RI: Penguasaan Iptek hingga Persatuan

Jakarta, FORTUNE â Wakil Presiden (Wapres), Maâruf Amin, menyampaikan sejumlah pesan di sela momentum perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77. Menurutnya, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) adalah modal terpenting bagi bangsa Indonesia, untuk menghadapi tantangan dan perubahan global yang terjadi begitu cepat.
Ma'ruf mengatakan, iptek dibutuhkan oleh para generasi penerus bangsa agar mampu bersaing di tingkat global.
âPerjuangan dan kegigihan kita dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan harus sama kuatnya dengan para pahlawan kemerdekaan,â ujarnya seperti dilansir dari laman resmi Wapres, Kamis (18/8).
Hal ini menjadi semakin penting, di saat dunia dilanda banyak peristiwa global yang berdampak cukup signifikan pada kehidupan, seperti pandemi Covid-19, konflik antarnegara, sejumlah krisisâseperti pangan dan energiâhingga perubahan iklim.
Persatuan dan sinergi harus diperkuat

Maâruf juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk semakin merapatkan persatuan agar menjadi lebih kuat dan mampu mengatasi berbagai tantangan krisis yang mengancam. âBersinergi dalam kerja nyata agar Indonesia tercinta segera pulih dari dampak krisis dan bangkit menjadi negara yang lebih kuat,â ujarnya.
Hal ini sejalan dengan tema peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, yakni âPulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuatâ. âKita (perlu) tularkan semangat âPulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuatâ kepada bangsa-bangsa lain, agar kemajuan dan kesejahteraan di tingkat nasional, kawasan dan global dapat kita wujudkan,â kata Maâruf.
Semangat perjuangan

Bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang. Wapres meminta, semangat perjuangan seperti yang diperlihatkan para pahlawan di masa penjajahan, harus terus bisa dimiliki oleh para generasi penerus bangsa.
Dia mengatakan, semangat kebangkitan nasional yang melahirkan kemerdekaan harus senantiasa menjadi jiwa seluruh bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.
âIndonesia sekarang sedang mempersiapkan diri. Saya mengajak seluruh warga untuk membangun semangat kembali, semangat 45, semangat keikhlasan untuk memenuhi panggilan tanah air," ujarnya.Â


















