NEWS

Ada Kuota 110.223 Mudik Gratis di BUMN dan Kemenhub, Catat Tanggalnya

Mudik gratis tersedia ke berbagai daerah.

Ada Kuota 110.223 Mudik Gratis di BUMN dan Kemenhub, Catat Tanggalnyailustrasi mudik (unsplash.com/Ethan Hooson)
05 March 2024

Fortune Recap

Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan menyediakan kuota mudik gratis hingga 110.223 pemudik.

Program ini melibatkan 84 perusahaan BUMN dan akan menggunakan 1.225 unit Bus, 60 unit kereta api, dan 15 unit kapal laut.

Pendaftaran mudik gratis memiliki persyaratan tertentu dan dilakukan secara online melalui akun JRku.

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Menjelang periode liburan Idulfitri, sejumlah kementerian kembali menggelar Mudik Gratis bagi warga DKI Jakarta dan sekitarnya.

Hari ini, Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan resmi mengumumkan penyelenggaraan program tersebut dengan kuota mudik gratis hingga 110.223 ribu pemudik.

Perinciannya, 80.215 kuota mudik gratis dari Kementerian BUMN dan 30.008 kuota mudik gratis dari Kementerian Perhubungan.

Dalam Press Conference Mudik Bersama BUMN 2024 di Jakarta, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan sebanyak 84 perusahaan dan anak perusahaan BUMN telah siap memfasilitasi para pemudik. 

Angkutan mudik gratis akan terbagi ke dalam tiga moda transportasi, yaitu 1.225 unit bus, 60 unit kereta api, dan 15 unit kapal laut dengan tujuan lebih dari 200 kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Program ini, sambung Erick, juga menjadi komitmen Kementerian BUMN dalam mendukung penyelenggaraan arus mudik yang kondusif dengan mengedepankan keamanan dan keselamatan pemudik.

Dengan adanya program ini, diharapkan akan tercipta perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan sehat bagi para pemudik. Menurut perkiraan Kementerian BUMN, akan terjadi peningkatan pemudik hingga 22 persen pada tahun ini.

Karena itulah, kata Erick, semua persiapan untuk program mudik bersama tahun ini telah dilakukan dengan baik mulai dari penyiapan armada transportasi, pengaturan rute perjalanan, hingga penyediaan fasilitas dan pelayanan yang memadai selama perjalanan.

Mudik gratis Kementerian BUMN telah dibuka pada 4 Maret 2024. Adapun persyaratan mudik gratis bersama Kementerian BUMN sebagai berikut:

  • Memiliki akun JRku
  • Memiliki sepeda motor yang dibuktikan dengan STNK
  • Pajak kendaraan sepeda motor masih berlaku
  • Memiliki SIM C yang masih aktif
  • Pendaftar dan peserta yang didaftarkan harus dalam 1 keluarga
  • Apabila salah satu persyaratan pada poin 1-5 tidak terpenuhi, maka pendaftaran tidak dapat dilanjutkan

 Cara pendaftaran mudik gratis BUMN 2024:

  • Melakukan pencarian tiket transportasi dan destinasi yang diinginkan untuk mengetahui ketersediaan kursi
  • Apabila tiket masih tersedia, calon pemudik dapat melengkapi data diri.
  • Pastikan data yang dilengkapi sudah benar
  • Sistem akan memverifikasi secara otomatis dan jika lolos, tiket elektronik akan diterbitkan
  • Simpan tiket elektronik dengan baik dan tunjukkan kepada petugas pada saat keberangkatan.

Mudik gratis Kemenhub 

Sementara itu, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdar) menyiapkan 722 unit bus untuk program mudik gratis pada 2024.

Kuota mudik gratis sebanyak 30.088 pemudik tersedia terdiri dari 24.368 orang untuk arus mudik dan 5.720 orang untuk arus balik. 

Penting dicatat, pendaftaran mudik gratis Kemenhub akan dibuka mulai Rabu, 6 Maret 2024 pukul 12.00 WIB.

Pada hari selanjutnya kuota dibuka bertahap sejak pukul 08.00 WIB, dan pendaftaran harian akan ditutup jika kuota telah habis.

Pendaftaran mudik gratis Kemenhub akan ditutup 3 April 2024 atau lebih awal jika kuota sudah habis.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno, dalam pernyataannya pada Selasa (5/3) menjelaskan bahwa Ditjen Hubdat pada tahun ini menyediakan 900 unit kuota pengangkutan motor dengan truk secara gratis. 

“Disediakan kuota 450 unit untuk arus mudik dengan 15 truk dan 450 unit untuk arus balik yang diangkut dengan 15 unit truk juga. Jadi akan ada 30 unit truk,” kata Hendro. 

Kota tujuan mudik dan balik tahun ini mencapai 33, tersebar di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan serta wilayah Sumatera.

Secara terperinci, tiga kota tujuan di Jawa Barat yaitu Garut, Tasikmalaya, dan Cirebon.

Kemudian Provinsi Jateng- DIY mencapai 19 kota yaitu Solo, Tegal, Pekalongan, Semarang, Demak, Jepara, Pati, Blora, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Purwokerto, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Sragen dan Yogyakarta.

Selanjutnya Provinsi Jawa Timur 5 kota, yaitu Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, dan Tulungagung.

Di Kalimantan 2 kota, yaitu Banjarmasin dan Pangkalan Bun dan yang terakhir wilayah Sumatera 4 kota, yaitu Lampung, Palembang, Bengkulu, dan Padang.

“Sementara untuk kota asal arus balik terdapat di 9 kota, yaitu Solo, Cirebon, Madiun, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Wonogiri, Yogyakarta dan Palembang. Sedangkan untuk lokasi tujuan Mudik dan Balik bagi pengangkutan sepeda motor sebanyak 5 kota, yaitu Solo, Semarang, Purwokerto, Wonogiri, dan Yogyakarta,” katanya.

Dia menyebutkan bahwa penyerahan sepeda motor untuk kegiatan arus mudik dilaksanakan pada Kamis, 4 April 2024, di Terminal Tipe A Pondok Cabe Tangerang Selatan dan akan diberangkatkan pada 5 April 2024. 

Untuk pemberangkatan penumpang arus mudik akan diberangkatkan dari 6 Terminal yaitu Terminal Pulogebang Jakarta, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, dan Terminal Jatijajar Depok pada 6 April 2024.

Sementara untuk Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Terminal Poris Plawad Tangerang dan Terminal W. A Gara Kalimantan Tengah pada 7 April 2024.

Kemudian, dia mengatakan untuk pemberangkatan arus balik pengangkutan sepeda motor pada 14 April 2024 dari 5 terminal tipe A, yaitu kota Solo, Semarang, Purwokerto, Wonogiri dan Yogyakarta.

Sedangkan pemberangkatan arus balik penumpang berlangsung pada 15 April 2024, dari 8 terminal tipe A kota asal keberangkatan, yaitu Solo, Cirebon, Madiun, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Wonogiri, Yogyakarta, dan Palembang.

Related Topics