BUSINESS

Pelajaran Bisnis yang Bisa Dipelajari dari Serial Gadis Kretek

KIsah Dasiyah si Gadis Kretek memang menginspirasi.

Pelajaran Bisnis yang Bisa Dipelajari dari Serial Gadis KretekPoster serial Gadis Kretek. (dok. Netflix)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

30 November 2023

Fortune Recap

  • Jangan pernah berhenti berinovasi
  • Bentuk tim dengan kualitas terbaik
  • Jaga keberagaman anggota tim
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNESerial Gadis Kretek garapan Netflix menuai sambutan positif penonton. Lebih dari sebuah serial drama yang mengesankan, ternyata banyak pelajaran soal Bisnis yang bisa diambil dari serial ini.

Kisah ini berlatar setting tahun 1960-an di sebuah kota bernama M, yang diperkirakan berada di sekitar Jawa Tengah. Tokoh utama film ini Bernama Dasiyah–diperankan oleh Dian Sastro–yang merupakan putri seorang ‘juragan’ Rokok Kretek.

Ia memiliki ambisi untuk bisa menjadi peracik saos Rokok Kretek, meski mendapat penolakan karena peracik saos pada masa itu didominasi oleh kaum pria. Sebab, kaum wanita hanya boleh jadi pelinting rokok saja. Selain tentang romansa bersama Soeraja–diperankan Ario Bayu–kisah Dasiyah juga sarat diwarnai oleh perjalanan dirinya dan orang-orang di sekitarnya dalam menjalankan bisnis rokok.

Dengan demikian, serial Gadis Kretek memberikan banyak sekali pelajaran penting soal bisnis yang bisa Anda pelajari. Mengutip dari founderplus, berikut ini Fortune Indonesia akan mengulas tentang apa saja pelajaran bisnis tersebut.

Jangan pernah berhenti berinovasi

Di serial Gadis Kretek, jenama rokok yang dimiliki ayah Dasiyah adalah Rokok Merdeka. Pesaing mereka Bernama Rokok Proklamasi. Awalnya, Rokok Merdeka jauh di atas Proklamasi, baik dari kualitas maupun jaringan penjualan. Namun, perlahan namun pasti, Rokok Proklamasi pun mulai berkembang dengan bungkus baru dan jejaring distribusi yang lebih kuat.

Bisnis Rokok Kretek Merdeka pun terancam. Bila tidak melakukan inovasi, perusahaan rokok ini lambat laun akan tertinggal. Mereka pun menyadari bahwa keunggulan mereka dibandingkan rokok Proklamasi bisa berkurang seiring berjalannya waktu. Adegan ini memberi pelajaran, bahwa selera pasar bisa berubah, ditambah para pesaing baru muncul, bahkan menciptakan tren baru.

Keunggulan sebuah produk ternyata tidaklah abadi tanpa adanya inovasi, karena tren berganti, dan para pesaing pun semakin tajam dalam kompetisi.

Oleh karena itu, seorang pebisnis harus selalu waspada memastikan produk maupun layanan Anda relevan dan memiliki nilai tinggi. Selain itu, selalu update soal tren yang ada di pasar dan perkembangan kompetitor juga dibutuhkan, melalui interaksi dengan para pelanggan.

Bentuk tim dengan kualitas terbaik

Soeraja sebenarnya tak lebih dari seorang petualang. Namun, keluarga Dasiyah berbaik hati menampun dirinya dan memberikan kepercayaan untuk bekerja di pabrik rokok Merdeka.

Di luar dugaan, Soeraja adalah seorang pekerja keras yang sebelumnya punya pengalaman bekerja di pabrik rokok. Dengan kehadirannya, Rokok Merdeka tumbuh makin pesat dengan banyak pembaruan.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah bahwa dalam sebuah bisnis, kehadiran anggota tim yang berkualitas akan memberikan keuntungan besar bagi perusahaan. Karakter kuat dari setiap individu di tim yang bisa berbaur dan bekerja sama, bisa jadi salah satu keunggulan unik yang mungkin tidak dimiliki oleh para kompetitor.

Pemilik bisnis atau pimpinan di perusahaan harus menyadari hal ini dan dapat mencari pekerja terbaik di perusahaa, menggelar pertemuan rutin dengan para pekerja, dan melakukan pembinaan dan pengembangan. Tantangan dan kepercayaan akan membuat setiap kualitas pekerja makin teruji dan bisa berkembang baik di perusahaan.