NEWS

Wapres Dorong Inovasi di Sektor Pertanian Demi Ketahanan Pangan

Indonesia punya potensi sektor pertanian yang sangat besar.

Wapres Dorong Inovasi di Sektor Pertanian Demi Ketahanan PanganWapres Ma'ruf Amin dan Mentan Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi Agroeduwisata Guler Farm Nature. (dok. Setwapres)
06 October 2022

Jakarta, FORTUNE – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, mengungkapkan pentingnya inovasi pangan dan pertanian untuk menghadapi krisis pangan dunia.

Ma'ruf mengatakan ketahanan pangan adalah hal penting yang saat ini menjadi perhatian masyarakat dunia, apalagi situasi perekonomian global saat ini sedang tidak menentu. “Ternyata ketika kita menghadapi pandemi dan menjelang krisis pangan, bantalannya adalah pertanian,” katanya seperti dikutip dari laman wapresri.go.id, Kamis (6/10).

Oleh sebab itu, ia melihat bahwa teknologi pertanian dapat berperan meningkatkan ketahanan pangan dalam negeri. Pengembangan sektor pertanian ini pun harus terus dilakukan, demi terciptanya negara yang kuat dan tahan terhadap ancaman krisis pangan dan krisis lain yang muncul di kemudian hari.

Potensi besar

Wapres Ma\'ruf Amin dan Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Wapres Ma'ruf Amin dan Mentan Syahrul Yasin Limpo. (tangkapan layar)

Ma’ruf mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di sektor pertanian. Berbagai komoditas unggulan pun memiliki peluang untuk terus dikembangkan dan diproduksi dengan lebih melimpah.

“Karena itu yang kita lakukan edukasi terhadap kerjanya, sistemnya, mekaniknya, kemudian dilakukan modernisasi, sehingga hasilnya bisa lebih besar dari yang (sudah) ada, dan bisa melibatkan masyarakat banyak,” kata Ma’ruf.

Dengan begitu diharapkan, tidak ada lahan yang tidur, dan tidak ada tenaga yang menganganggur, Indonesia pun tumbuh menjadi negara yang makmur. 

Inovasi agroeduwisata

Ilustrasi persawahan.
Ilustrasi persawahan. (dok. Kementan)

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.