Jakarta, FORTUNE — Perayaan Idul Adha dan kurban tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi. Momentum tahunan ini memicu peningkatan transaksi di berbagai sektor, mulai dari peternakan, distribusi hewan, logistik, hingga konsumsi rumah tangga masyarakat.
Sejumlah lembaga dan kajian ekonomi mencatat perputaran dana dari musim kurban mencapai puluhan triliun rupiah setiap tahun. BAZNAS RI memperkirakan potensi ekonomi kurban nasional pada 2025 mencapai Rp34,85 triliun.
Nilai tersebut berasal dari transaksi pembelian hewan kurban, distribusi, hingga aktivitas ekonomi turunan lain yang tersebar di berbagai daerah.
