Jakarta, FORTUNE - Huawei kembali meramaikan pasar gawai pintar premium di Indonesia dengan menghadirkan Huawei Mate 80 Pro. Peluncuran ini sekaligus menandai kembalinya lini Mate setelah lebih dari tiga tahun absen di Tanah Air.
Berbeda dari strategi sebelumnya, Huawei kali ini menegaskan kehadiran Mate Series tidak akan menggerus pasar Huawei Pura 80 Series yang telah lebih dulu meluncur pada 2025.
Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, menekankan kedua lini flagship tersebut dirancang dengan diferensiasi yang jelas, baik dari sisi fitur maupun target pengguna.
“Mate lebih fokus ke performa secara keseluruhan, baik dari device, video, maupun fitur AI. Sementara Pura memang kuat di fotografi,” kata dia usai peluncuran di Jakarta, Kamis (16/4).
Secara positioning, Mate 80 Pro hadir sebagai perangkat all-rounder dengan penekanan pada performa tinggi, kecerdasan buatan (AI), serta durabilitas untuk penggunaan jangka panjang. Sementara itu, Pura Series tetap mengedepankan kekuatan kamera dan desain yang lebih ekspresif.
Meski demikian, dari sisi spesifikasi kamera, keduanya terbilang setara. Baik Mate 80 Pro maupun Pura 80 Pro sama-sama dibekali kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 40 MP, serta telephoto 48 MP dengan kemampuan optical zoom hingga 4x.
Di sisi harga, Huawei Mate 80 Pro dipasarkan di segmen flagship premium dengan banderol Rp16,99 juta untuk konfigurasi RAM 16GB dan ROM 512GB, serta mulai tersedia pada 24 April 2026.
Adapun Pura 80 Series hadir dalam beberapa varian. Model reguler dibanderol mulai Rp9,99 juta (RAM 12GB/ROM 256GB), naik ke Rp13,49 juta untuk varian 512GB, hingga versi Ultra yang mencapai Rp20,99 juta dengan konfigurasi RAM 16GB/ROM 512GB.
