Jakarta, FORTUNE — Beban utang sejumlah negara di dunia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Laporan Global Debt Monitor kuartal IV-2025 yang dirilis Institute of International Finance (IIF) menunjukkan banyak negara memiliki rasio utang yang sangat tinggi dibandingkan ukuran ekonominya.
Data tersebut mengukur total utang dari tiga sektor utama, yakni rumah tangga, korporasi nonkeuangan, dan pemerintah, lalu membandingkannya dengan Produk Domestik Bruto (PDB).
Hasilnya menunjukkan beberapa negara memiliki total utang yang bahkan melampaui 300 persen dari PDB, atau lebih dari tiga kali nilai output ekonomi tahunan mereka. Berikut daftar negara dengan jumlah utang terbanyak di dunia.
