Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

7 Perbedaan Sinking Fund dan Emergency Fund, Jangan Tertukar!

Perbedaan Sinking Fund dan Emergency Fund
ilustrasi Sinking Fund dan Emergency Fund (unsplash.com/Joshua Hoehne)
Intinya sih...
  • Sinking fund adalah tabungan untuk tujuan tertentu di masa depan, seperti liburan atau pembelian gadget.
  • Emergency fund digunakan untuk kondisi tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau biaya medis mendadak.
  • Sinking fund berorientasi pada tujuan positif yang menyenangkan, sementara emergency fund ditujukan untuk melindungi dari kejadian negatif yang tidak bisa diprediksi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam perencanaan keuangan, dua istilah yang sering muncul adalah sinking fund dan emergency fund. Sekilas mirip karena sama-sama berupa tabungan khusus, tetapi keduanya punya fungsi dan tujuan berbeda.

Tidak jarang orang salah kaprah menganggap sinking fund sama dengan dana darurat. Nah, agar tidak salah langkah dalam mengatur keuangan, mari kenali tujuh perbedaan utama antara sinking fund dan emergency fund.

1. Pengertian sinking fund dan emergency fund

Sinking fund adalah tabungan yang sengaja disiapkan untuk tujuan tertentu di masa depan, biasanya untuk pengeluaran yang sudah diperkirakan sebelumnya. Misalnya biaya liburan, pernikahan, pembelian gadget, atau servis kendaraan. Intinya, sinking fund membantu Anda mencicil kebutuhan besar secara terencana agar tidak mengganggu arus kas bulanan.

Sementara itu, emergency fund atau dana darurat adalah tabungan yang digunakan untuk menghadapi kondisi tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, kecelakaan, atau biaya medis mendadak. Dana ini berfungsi sebagai penyelamat agar Anda tidak harus berutang ketika menghadapi situasi darurat.

2. Tujuan penggunaan

Dari tujuannya, sinking fund dan dana darurat juga berbeda. Tujuan utama sinking fund adalah mendanai rencana jangka pendek maupun menengah dengan cara menabung secara rutin. Dengan sinking fund, Anda bisa menikmati liburan atau membeli barang tanpa harus menarik uang dari pos keuangan lain.

Sedangkan emergency fund bertujuan menjaga stabilitas finansial saat menghadapi risiko. Dana ini memberikan rasa aman karena Anda sudah punya cadangan keuangan ketika krisis datang, tanpa perlu menjual aset atau meminjam uang.

3. Waktu pemakaian

Sinking fund digunakan ketika rencana atau kebutuhan yang sudah ditentukan waktunya tiba. Misalnya, jika Anda merencanakan liburan akhir tahun, sinking fund bisa mulai digunakan saat jadwal itu datang.

Berbeda dengan itu, dana darurat yang tidak memiliki waktu pemakaian yang pasti. Sesuai namanya, emergency fund hanya boleh digunakan ketika dalam kondisi mendesak, yang benar-benar darurat. Artinya, Anda bisa menyimpan emergency fund selama bertahun-tahun tanpa menyentuhnya, sampai akhirnya ada kebutuhan mendadak.

4. Jumlah ideal sinking fund dan emergency fund

Untuk sinking fund, jumlah yang ditabung tergantung pada target kebutuhan. Rumusnya sederhana:

Target biaya / jumlah bulan menabung = nominal tabungan per bulan.

Contoh, jika biaya liburan Rp12 juta dan ingin dicapai dalam 12 bulan, maka Anda perlu menabung Rp1 juta setiap bulan.

Sedangkan emergency fund memiliki standar umum:

  1. Lajang: 3–6 kali pengeluaran bulanan.

  2. Menikah tanpa anak: 6 kali pengeluaran bulanan.

  3. Menikah dengan anak: 6–12 kali pengeluaran bulanan.

Misalnya, pengeluaran bulanan keluarga Rp8 juta, maka emergency fund ideal adalah Rp48–96 juta.

5. Prioritas keuangan

Dalam perencanaan keuangan, emergency fund biasanya menjadi prioritas pertama. Alasannya, kondisi darurat bisa terjadi kapan saja, sehingga dana cadangan ini wajib tersedia sebelum Anda mengalokasikan uang ke pos lain.

Sementara sinking fund bisa menjadi prioritas berikutnya setelah dana darurat Anda aman. Dengan demikian, Anda bisa menabung untuk tujuan spesifik tanpa khawatir mengorbankan keamanan finansial dasar.

6. Fungsi sinking fund dan emergency fund

Sinking fund berorientasi pada tujuan positif yang menyenangkan, seperti perjalanan, renovasi rumah, atau membeli barang impian. Tabungan ini lebih ke arah gaya hidup dan kebutuhan terencana.

Sebaliknya, emergency fund ditujukan untuk melindungi Anda dari kejadian negatif yang tidak bisa diprediksi. Fungsinya lebih ke proteksi, bukan kesenangan. Itulah mengapa sifat keduanya sangat berbeda meski sama-sama berbentuk tabungan.

Dalam skala prioritas, emergency fund jauh lebih penting. Karena kita tidak pernah tahu kapan musibah atau krisis finansial akan datang, dana darurat harus tersedia terlebih dahulu. Setelah dana darurat aman, barulah sinking fund dibuat untuk mengantisipasi pengeluaran yang sifatnya terencana.

7. Cara mengumpulkan sinking fund dan emergency fund

Sinking fund paling baik disimpan di rekening tabungan terpisah atau instrumen yang mudah diakses tetapi tetap aman, misalnya tabungan reguler atau deposito jangka pendek. Tujuannya agar dana tidak tercampur dengan kebutuhan harian dan bisa digunakan tepat waktu.

Sementara emergency fund sebaiknya ditempatkan di instrumen yang sangat likuid, seperti tabungan bank atau e-wallet dengan bunga kecil. Hindari menyimpan dana darurat di investasi berisiko tinggi, seperti saham, karena nilainya bisa turun saat justru sedang dibutuhkan.

Itulah sederet perbedaan sinking fund dan emergency fund sebagai bagian dari pengelolaan keuangan. Ingat, keduanya sama-sama penting, tetapi memiliki fungsi berbeda. Emergency fund menjaga Anda tetap aman di masa krisis, sementara sinking fund memastikan impian bisa tercapai tanpa mengganggu stabilitas finansial.

Jadi, sudahkah Anda mengumpulkan keduanya sebagai strategi pengelolaan keuangan?

FAQ tentang manajemen keuangan

  1. Apa itu manajemen keuangan?

    Manajemen keuangan adalah proses mengelola keuangan perusahaan atau individu untuk mencapai tujuan tertentu.

  2. Apa tujuan utama manajemen keuangan?

    Tujuannya adalah memaksimalkan nilai dan keuntungan dengan penggunaan dana yang efisien.

  3. Apa saja fungsi utama manajemen keuangan?

    Fungsinya meliputi perencanaan, penganggaran, pengendalian, serta evaluasi keuangan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yunisda DS
EditorYunisda DS
Follow Us